GADIS BERJILBAB CANTIK

GADIS BERJILBAB CANTIK
Hanya Dia

Kamis, 22 Juli 2010

Puisi Cinta 3

Padang, 10072010
01:35 AM

Am I a Dreamer??

Teramat sunyi…
Entahlah hanya di hati atau memang bumi yang terlelap-bayi
Rentetan hujan mempertajam tlah jauhnya kesadaran,
Mendayu-dayu penuh arti, dari suara sang diva musik klasik
sempurnakan saat terkenang wajahmu yang cantik.
Saat ini, malam mini, betapa syahdunya tiap detik.

Ya rabb-ku…
Hamba dilanda rindu…
Rindu makhlukmu yang penuh keindahan itu.
Bagaimana cara ENGKAU menciptanya dengan sempurna?!.

Ya Rabb-ku…
Ampuni hamba
jika merasa rela melepaskan hak bernafas ini untuknya,

Duhai Kekasihku..
Bangunlah engkau disana
Jangan bilang siapa-siapa,
Keluarlah dari balik jendela sangkar duniamu yang kecil itu.
Karena malam ini, aku kan mengajakmu terbang tinggi jauh ke sana..

Menembus atmosfir bumi, dan keluar darinya.
Kan kau rasakan betapa serunya berjingkat-jingkat, diantara…
planet-planetNYA yang tertelap begitu lama namun indah tertata.
Dan Cantikku… sungguh kau harus mengalaminya,
Mengintip riuhnya beribu juta bintang yang berkejaran di jagad raya semesta.

Cepatlah cantik, lupakan tentang riasan,
Karena padamulah kemurnian ke-elok-kan..

Tetaplah berpegangan di tanganku..
Simpan sejenak isyarat keraguan itu sayangku,
karena demi Rabb-ku, aku takkan menyakitimu.

Tak perlu bilang ayah-ibu,
Karena tadi aku tlah meminta Izin kepada Sang Pencipta dirimu.

Tenanglah kasihku..
Kupastikan selimut debu kerikil atmosfir takkan berani sakiti kulit halusmu,
Begitupun inginku memperlakukanmu.

Kekasihku…
Eratkan pelukmu, dan senyumlah padaku.
Merdu bisikmu takkan bangunkan sang planet-planet tua itu,
Kau takkan percaya betapa lama mereka diam tertidur dalam keheningan.

Mari lebih jauh kita berkelana..
Berteriaklah sekencangnya ketika sampai di sana,
Luapkan apa yang engkau rasakan,
Di luasnya tempat berjuta bintang sangat riang berlarian,
Gemuruh gaduh berdansa di maha luasnya semesta.
Rasakan betapa hangat mereka.
Begitulah aku merasakan hadirmu di kala beku menerpa semangatku.

Berbaliklah sejenak ke arahku,
Berjanjilah di depan Matahari..
Senyum terindah itu hanya kan kau berikan untukku.
Dan….
Ijinkan aku berikan kecup mungil di bibir tipismu.
Tak perlu malu dengan kompak bintang-bintang yang bersorak.
Karena gundahku akan itu telah berkerak.

Maafkan aku sekiranya buatmu kelelahan..
Mari kita pulang sayang..
Peganglah tanganku..
Kita nikmati panorama terindah dari perjalanan kita.

Saksikanlah..
Betapapun yang telah engkau lihat semua..
Takkan mampu tandingi pesona biru bumi kita..
Rumah kita..
Tempat kita merajut semua impian..
Tempat kita tahu beratnya ujian kesetiaan..
Tempat aku dan kamu akan melewatkan masa tua..
Di kelilingi buah cinta kasih kita..

Sempurna biru..
Sebiru haru-ku kala menangi senyum terindah milikmu.


Cukuplah hanya Aku.. Kamu…
Mareka tak perlu tahu.
Karena rasa milik kita..

Selamat pagi sayang,
Betapa bahagianya setiap aku bersamamu,
Didekatmu…


04:33 AM
ALL About U
YUNIARTI-KU

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar